Semangat gotong royong dan kesadaran akan keselamatan lalu lintas ditunjukkan secara nyata oleh warga Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Tanpa menunggu lebih lama, warga bersama-sama turun ke jalan untuk menambal ruas jalan kabupaten yang berlubang di wilayah jalan giriawas.
Sinergi Warga dan Pemerintah Desa
Aksi swadaya ini tidak hanya digerakkan oleh masyarakat setempat, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. Terpantau di lokasi, sejumlah perangkat Desa Giriawas turut serta berpartisipasi aktif memantau dan memonitoring menambal titik-titik lubang yang membahayakan pengendara.
Kehadiran unsur kepemerintahan desa di tengah-tengah aksi sosial ini menjadi suntikan semangat bagi warga yang bekerja secara sukarela sejak pagi hari.
Tanggap Darurat Mencegah Kecelakaan
Langkah perbaikan ini sengaja diambil sebagai bentuk penanganan sementara. Kondisi lubang jalan yang cukup dalam di beberapa titik dinilai sangat rawan memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengguna sepeda motor saat melintas di malam hari atau ketika hujan turun.
Dengan peralatan sederhana dan material seadanya, warga berinisiatif meminimalkan risiko kecelakaan sembari menunggu adanya perbaikan permanen.
“Ini merupakan aksi tanggap darurat dari warga dan pemdes. Yang terpenting jalan aman dulu untuk dilewati dan tidak menelan korban kecelakaan, sambil kita menunggu tindakan resmi dari instansi berwenang.”
Menanti Tindak Lanjut Pemkab Garut
Mengingat status jalan tersebut merupakan Jalan Kabupaten, kewenangan pemeliharaan dan perbaikan secara menyeluruh berada di tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui dinas terkait.
Masyarakat dan Pemerintah Desa Giriawas berharap aksi gotong royong ini dapat menjadi perhatian Pemkab Garut agar pengerjaan pengaspalan atau perbaikan permanen bisa segera direalisasikan demi kelancaran ekonomi dan mobilitas warga Kecamatan Cikajang.
