Semangat pelestarian lingkungan kembali berdenyut di kawasan selatan Garut. Melalui agenda “Aksi Kolaborasi Hijau”, Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Garut (ITG) untuk melakukan aksi pemeliharaan dan perawatan pohon di Blok Gunung Congkrang, Kampung Ciarileu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang.
Tantangan alam menjadi latar belakang utama aksi ini. Masuknya musim kemarau yang disertai penurunan curah hujan secara drastis membuat tanaman-tanaman yang telah ditanam sebelumnya membutuhkan penanganan yang jauh lebih intensif. Tanah yang mulai mengering dan paparan terik matahari menuntut aksi nyata di lapangan. Menjawab kondisi tersebut, fokus utama kegiatan diarahkan pada penyiraman menyeluruh guna menjaga tingkat kelembapan tanah, mencukupi kebutuhan hidrasi tanaman, serta memastikan bibit-bibit pohon tersebut mampu bertahan dan terus tumbuh kokoh.
Kehadiran mahasiswa KKN ITG memberikan warna dan energi positif tersendiri di lokasi. Keterlibatan generasi muda kampus ini membuktikan bahwa program pengabdian masyarakat bukan sekadar formalitas akademik, melainkan wujud kepedulian langsung terhadap krisis ekologi. Bersama para penggiat lingkungan dari paguyuban, para mahasiswa menyusuri kontur Gunung Congkrang membawa pasokan air, memeriksa kondisi bibit, dan menyiram area perakaran secara merata.
Aksi ini menegaskan komitmen bahwa upaya penghijauan tidak pernah selesai pada seremoni penanaman semata. Fase perawatan dan pengawalan berkala adalah kunci utama dalam menjamin tingkat keberhasilan reboisasi. Melalui sinergi erat antara komunitas penggerak lingkungan dan akademisi, kawasan Gunung Congkrang diharapkan tetap terjaga fungsinya sebagai daerah tangkapan air dan benteng ekologis yang bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Mekarjaya serta Cikajang secara luas.
