CIKAJANG GARUT – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-8 tingkat Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, sukses digelar pada Minggu, 26 Juli 2026 Alun-alun Cikajang, Kegiatan yang diikuti oleh santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari seluruh desa di Kecamatan Cikajang ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Kecamatan Cikajang pada Porsadin tingkat Kabupaten Garut.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPAC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Cikajang ini berlangsung meriah dan penuh semangat. Selain menjadi wadah kompetisi, Porsadin juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta mengembangkan potensi santri di bidang olahraga, seni, dan keagamaan.
Acara dihadiri oleh Ketua DPC FKDT Kabupaten Garut, H. Aceng Furkon, S.Ag., Ketua DPAC FKDT Kecamatan Cikajang, Deni Ahmad Kurniawan, serta Anggota DPRD Kabupaten Garut, Dindin Mauludin, S.Pd.I., M.M., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sebagai bentuk pembinaan generasi muda Islam.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikajang, yakni Camat Cikajang, Riyana Tasripin, S.Sos., Kapolsek Cikajang, AKP Patri Arsono, S.H., dan Danramil Cikajang, Kapten Inf. Cacu Ruswandi. Hadir pula Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) APDESI Cikajang, Dede Wawan Setiawan, bersama para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pengurus FKDT, kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah, dewan guru, serta para orang tua santri.
Dalam sambutannya, Ketua DPC FKDT Kabupaten Garut, H. Aceng Furkon, S.Ag., menyampaikan bahwa Porsadin merupakan media pembinaan yang sangat penting dalam mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik keagamaan, tetapi juga memiliki bakat, kreativitas, jiwa sportivitas, dan akhlakul karimah.
Sementara itu, Ketua DPAC FKDT Kecamatan Cikajang, Deni Ahmad Kurniawan, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan santri terbaik hasil seleksi dari Madrasah Diniyah Takmiliyah yang ada di setiap desa di Kecamatan Cikajang.
“Porsadin ke-8 ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi antarsantri dan lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah. Para juara dari setiap cabang perlombaan akan menjadi wakil Kecamatan Cikajang pada Porsadin tingkat Kabupaten Garut. Kami berharap mereka mampu memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kecamatan Cikajang,” ujarnya.
Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan dalam Porsadin ke-8, meliputi bidang olahraga, seni Islami, serta kompetisi keagamaan. Seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan persaudaraan.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, APDESI, DPRD Kabupaten Garut, serta dukungan masyarakat menjadi bukti nyata sinergi dalam memajukan pendidikan keagamaan di Kecamatan Cikajang. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat para santri untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri.
Melalui penyelenggaraan Porsadin ke-8 tingkat Kecamatan Cikajang, diharapkan lahir generasi santri yang unggul, berprestasi, berkarakter Islami, serta mampu membawa nama baik Kecamatan Cikajang pada ajang Porsadin tingkat Kabupaten Garut. Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam memperkuat peran Madrasah Diniyah Takmiliyah sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Qurani, cerdas, dan berdaya saing.
