Momen peringatan Hari Jadi Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini diwarnai dengan aksi nyata yang sarat akan kepedulian lingkungan. Bertempat di kawasan Bukit Cinta Kembar, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, digelar aksi gerakan penghijauan melalui Giat Penanaman Pohon Bersama.
Kegiatan ini merupakan hasil inisiatif dan sinergi solid antara Team Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut bersama unsur Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Cikajang. Langkah ini menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi kepolisian tidak hanya amanat kamtibmas, tetapi juga tentang menjaga kelestarian alam demi generasi masa depan.
Sinergi Lintas Sektor untuk Lingkungan
Aksi penghijauan ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimcam Cikajang, mulai dari Camat Cikajang, Kapolsek, Danramil, perangkat Desa Mekarjaya, hingga para relawan peduli lingkungan yang tergabung dalam Team Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut. Masyarakat setempat pun tampak antusias bahu-bahu membawa bibit pohon ke area penanaman.
Kombinasi antara ketegasan aparat dan semangat kerelawanan komunitas ini menciptakan atmosfer gotong royong yang kental.
“Hari Jadi Bhayangkara ke-80 ini adalah momentum refleksi. Salah satu cara terbaik bersyukur adalah dengan menjaga bumi yang kita pijak. Lewat penanaman pohon ini, kita titipkan warisan hijau untuk anak cucu kita di Cikajang,” ujar salah satu perwakilan unsur Forkopimcam di sela-sela kegiatan.
Mengapa di Bukit Cinta Kembar Mekarjaya?
Pemilihan Bukit Cinta Kembar di Desa Mekarjaya sebagai lokasi penanaman dinilai sangat strategis. Selain merupakan kawasan yang potensial juga untuk mencegah terjadinya longsor, wilayah perbukitan di Cikajang memegang peran krusial sebagai daerah tangkapan air (catchment area) bagi wilayah sekitarnya.
Penanaman pohon di titik ini difokuskan untuk mencapai beberapa tujuan utama:
Pencegahan Erosi: Mengingat kontur tanah yang berbukit, akar pohon akan berfungsi sebagai pengikat tanah alami demi mencegah longsor.
Konservasi Air: Menjaga pasokan dan kualitas mata air tanah agar tetap mengalir subur bagi pertanian warga.
Pemberdayaan Ekonomi: Bibit yang ditanam tidak hanya pohon keras untuk hutan, melainkan juga bibit pohon produktif (buah-buahan) yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga sekitarnya.
Komitmen Keberlanjutan dari Kolaborasi Hijau
Team Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti sampai di acara seremonial tanam saja. Bersama dengan masyarakat dan pemuda setempat, akan dilakukan monitoring berkala untuk memastikan bibit-bibit pohon yang telah tertanam dapat tumbuh dengan baik.
Melalui giat bersama di Hari Jadi Bhayangkara ke-80 ini, diharapkan kesadaran menjaga alam di Kabupaten Garut, khususnya Kecamatan Cikajang, semakin meningkat. Sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah kecamatan, komunitas, dan warga adalah kunci utama terwujudnya Garut yang subur, aman, dan lestari.
